Perkembangan IT di Indonesia

lala

 Apakah anda pernah bermain game simulasi penerbangan yang terkenal dengan nama Flight Simulator? Jika pernah, maka anda pasti tahu betapa detailnya game simulasi penerbangan tersebut, mulai dari grafik, kontrol, hukum fisika, dll. Bagi yang belum, anda pasti tahu hanya dengan melihat gambar di samping. Minimal jika dilihat secara grafis, dunia flight simulator terlihat seperti dunia nyata.

Di negara-negara maju, banyak game dan software developers yang sudah menggunakan teknologi 3D tingkat tinggi yang hampir mendekati kenyataan. Tidak hanya grafis 3D, banyak teknologi-teknologi lain yang mengalami perkembangan pesat di negara maju. Teknologi itu antara lain seperti e-paper, space simulator, big bang simulator, dll. Kemajuan itu bisa terjadi karena dukungan penuh masyarakat dan pemerintah dalam perkembangan teknologi.

Bagaimana dengan perkembangan teknologi di Indonesia? Jika kita lihat kaca depan Indonesia, bisa dibilang Indonesia adalah salah satu negara dengan perkembangan teknologi yang buruk. Ditambah lagi dengan predikat Indonesia sebagai salah satu pembajak teknologi yang terkenal menambah buruk citra Indonesia di dunia IT.

Namun, jika kita rajin-rajin mencari informasi, sebetulnya Indonesia tidak kalah jauh dengan negara-negara maju. Salah satu karya anak bangsa yang cukup dikenal di kalangan militer adalah SOYUS. SOYUS adalah simulasi pertempuran udara yang dipakai oleh pihak militer untuk berlatih tempur udara. Berikut ini adalah salah satu screenshot dari game tersebut.

lalala

 Untuk melengkapi SOYUS, dibuat sebuah sistem yang mentransmisikan keadaan udara di Indonesia. Sistem ini bernama TDAS (Transmission Data Air Situation). Sistem ini mampu memberikan situasi sebenarnya dari wilayah udara Indonesia. Bahkan, sistem ini pun bisa digunakan untuk mendeteksi pesawat penyusup yang masuk ke wilayah udara Indonesia.

Kedua perangkat lunak ciptaan di atas diciptakan oleh IAO (PT Infoglobal AutoOptima) yang merupakan salah satu software house di Surabaya. Pencapaian IAO ini adalah salah satu pembuktian kalau Indonesia tidak kalah dengan negara maju dalam sektor teknologi perangkat lunak.

Salah satu bukti lain kalau sebetulnya perkembangan teknologi di Indonesia berkembang pesat adalah salah satu produk LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), yaitu Indonesian Sea Radar (IsRA). Dalam rangka HUT ke-42 beberapa waktu lalu, LIPI meluncurkan 3 jenis item, yaitu sea radar, website jurnal ilmiah, dan unit pelayanan bergerak.

Indonesian Sea Radar adalah radar buatan yang dikatakan mampu mendeteksi musuh, mengunci target, serta mengendalikan rudal sampai pada tujuannya. Meskipun teknologi sudah ada di beberapa negara maju, Indonesia dikatakan sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mampu membuatnya.

Beberapa contoh hasil perkembangan teknologi di atas hanyalah segelintir kecil dari hasil riset di Indonesia. Bahkan di lingkungan IT Telkom sendiri sudah banyak diadakan riset-riset yang menghasilkan produk-produk canggih seperti misalnya Demeter, piranti lunak untuk membuat keputusan mengenai distribusi makanan bagi daerah-daerah bencana.

Uraian panjang di atas membuktikan bahwa Indonesia bisa dikatakan bersaing dengan negara-negara maju dalam perkembangan teknologi. Lalu kenapa Indonesia tetap bisa dikatakan buruk dalam hal ini? Itu karena kurangnya dukungan dari pemerintah maupun masyarakat. Seharusnya baik pemerintah lebih aktif lagi dalam mendukung riset teknologi, dan dari masyarakat sendiri harusnya lebih semangat dalam menggiatkan riset.

Advertisement

One response to this post.

  1. eh..itu SOYUS udah dipake ama TNI-AU emang ? tolong bagi link sumbernya dong gan..

    pertamax gan !

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.